Perkuat Tata Kelola dan Hilirisasi Riset, DKST ITB Fasilitasi Review Mission Program PRIME STEP
BANDUNG, DKST.ITB.AC.ID – Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) Institut Teknologi Bandung (ITB) memfasilitasi pelaksanaan agenda Review Mission untuk program Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks (PRIME STEP). Rangkaian kegiatan evaluasi dan koordinasi tersebut berlangsung di ITB Innovation Park Bandung Technopolis, Gedebage, pada 18–20 November 2025.
Misi peninjauan dipimpin oleh delegasi Asian Development Bank (ADB) dengan Yumiko Yamakawa selaku Senior Education Specialist bertindak sebagai ketua tim. Kehadiran tim misi bertujuan untuk memantau kemajuan implementasi proyek secara menyeluruh, mulai dari aspek administrasi hingga capaian fisik di lapangan.
Agenda strategis tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., pada Rabu (19/11/2025). Kehadiran Dirjen Risbang memberikan penguatan bagi seluruh tim pelaksana untuk memastikan program berjalan sesuai koridor regulasi dan target nasional.
Pertemuan melibatkan perwakilan dari empat Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) penerima manfaat, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), IPB University, dan ITB. Masing-masing universitas mengirimkan tim Project Implementation Unit (PIU) untuk menyampaikan laporan perkembangan terkini.
Sejumlah pimpinan DKST ITB hadir mewakili institusi dalam berbagai sesi pembahasan. Di antaranya adalah Direktur DKST, Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, M.T., Ph.D.; Deputi Direktur Bidang Pengembangan Bisnis Kawasan, Melia Famiola, S.T.P., M.T., Ph.D.; serta Kepala Subdirektorat Program, Monitoring, dan Evaluasi, Sigit Purwanto, S.T., M.T.
Berdasarkan jadwal, fokus utama pembahasan mencakup peninjauan kembali indikator kinerja utama (Design and Monitoring Framework/DMF) pada tiga komponen proyek. Para peserta menelaah status kemajuan pengadaan barang dan jasa, realisasi anggaran (disbursement), serta tantangan implementasi yang dihadapi sepanjang tahun berjalan.
ITB secara spesifik memaparkan progres terkait riset terapan dan program inkubasi usaha rintisan (startup). Laporan mencakup proses seleksi tenant inovasi tahun 2025 serta perencanaan strategis untuk periode 2026, guna memastikan keberlanjutan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus.
Selain aspek teknis, forum juga membahas kepatuhan terhadap standar pengelolaan proyek. Diskusi pada hari terakhir menyoroti isu-isu terkait safeguards lingkungan dan sosial, rencana aksi kesetaraan gender (Gender Action Plan), serta manajemen risiko keuangan untuk menjamin akuntabilitas penggunaan dana.
Rangkaian Review Mission ditutup dengan diskusi mengenai rencana pembiayaan tambahan (Additional Financing) sebagai langkah pengembangan lanjutan. Sinergi antara Kemdiktisaintek, ADB, dan keempat PTNBH melalui forum evaluasi berkala seperti ini diharapkan mampu memperkokoh fondasi Kawasan Sains dan Teknologi sebagai motor penggerak inovasi di Indonesia.
No Comments