Perkuat Hilirisasi Teknologi, PT ASIX Resmikan AI Joint Lab dan Rilis LIBRA di ITB Innovation Park
BANDUNG, dkst.itb.ac.id – Kawasan ITB Innovation Park kembali menjadi titik temu strategis antara akademisi dan industri melalui rangkaian agenda peresmian kantor baru PT ASIX Indonesia Cerdas (ASIX) dan peluncuran produk asisten cerdas, Senin (11/5/2026). Rangkaian agenda tersebut mencakup pembukaan AI Joint Lab yang bertempat di lantai 12, yang kemudian dilanjutkan dengan seremoni peluncuran LIBRA, sebuah asisten artificial intelligence (AI) berstandar enterprise untuk mengotomatiskan alur kerja bisnis korporat.
Kehadiran fasilitas operasional dan peluncuran produk dari entitas industri ini mengukuhkan peran Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi ITB sebagai enabler ekosistem digital. Melalui penyediaan ruang inovasi di dalam gedung ITB Innovation Park, institusi memfasilitasi percepatan hilirisasi teknologi yang lahir dari kolaborasi erat antara Sinarmas, China Mobile, dan kepakaran para sivitas akademika.
Rangkaian acara diawali dengan seremoni pembukaan AI Joint Lab di lantai 12 yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Momentum penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., bersama Presiden Direktur ASIX, Andrie Tjioe, CEO DSST Mas Gemilang, Marlo Budiman, dan Head of Indonesian Unit China Mobile International, Belinda Liu.
Dalam pidato kuncinya sesaat sebelum peresmian fasilitas operasional tersebut, Prof. Lavi menegaskan kembali urgensi dari komersialisasi kegiatan riset di perguruan tinggi. Beliau menjelaskan bahwa publikasi jurnal ilmiah pada dasarnya adalah bentuk penjaminan mutu (quality assurance) dari sebuah penelitian, tetapi tujuan akhirnya haruslah bermuara pada hilirisasi agar solusi tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat maupun dunia bisnis.

“Ketika dihilirisasi, institusi tidak dapat melakukan itu sendiri dan harus bekerja sama dengan mitra industri. Itulah ekosistem yang ingin kita bangun di ITB Innovation Park,” ujar Prof. Lavi. Ekosistem kolaboratif ini dinilai ideal karena industri dapat langsung menyerap sumber daya manusia unggul dari kampus, termasuk para profesor dan mahasiswa, guna mengarahkan riset harian menjadi inovasi yang terukur.
Usai meresmikan fasilitas laboratorium dan kantor baru, agenda dilanjutkan dengan seremoni peluncuran asisten digital cerdas bernama LIBRA untuk kebutuhan operasional tingkat lanjut. Andrie memaparkan bahwa platform ini bukan sekadar alat bantu administratif biasa, melainkan mitra digital aman yang mengintegrasikan AI mutakhir agar tim perusahaan dapat bergerak lebih lincah dan memusatkan fokus pada pekerjaan bernilai strategis.
Secara spesifik, ekosistem digital LIBRA ini dilengkapi dengan berbagai fitur otomatisasi unggulan untuk memangkas beban kerja tim. Inovasi yang ditawarkan mencakup AI Assistant untuk menjawab pertanyaan kompleks, Document Translator and Summarizer untuk meringkas laporan, serta Meeting Transcription yang mengubah percakapan rapat menjadi catatan terstruktur, lengkap dengan Image Generator dan dubbing multibahasa.

Penerapan kecerdasan buatan berskala korporat ini turut mendapat respons positif karena sejalan dengan visi transformasi digital pemerintah. Kepala Biro Data & Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI, M. Arfan Sahib Sali Kando, menilai bahwa pemanfaatan AI yang aplikatif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi organisasi, memperkuat pengambilan keputusan manajerial, dan mendorong daya saing Indonesia di era ekonomi digital.
Kinerja dari produk digital ini juga ditopang oleh fondasi teknis yang solid dari penyedia layanan global. Senior Solutions Manager China Mobile JiuTian Company, Patrick Hu, memastikan bahwa infrastruktur enterprise yang digunakan mampu memberikan stabilitas dan keamanan tingkat tinggi guna menjawab tantangan yang diutarakan oleh Dosen Teknik Telekomunikasi ITB, Dr. Ian Josef Matheus Edward, terkait pentingnya solusi AI yang relevan bagi masa depan industri.

Melihat sinergi yang terjalin kuat antara akademisi, penyedia teknologi, dan pelaku industri, kawasan ITB Innovation Park diproyeksikan akan terus melahirkan berbagai terobosan penting. Kehadiran pusat riset serta diluncurkannya asisten digital LIBRA pada akhirnya menegaskan komitmen ASIX dalam menghadirkan solusi teknologi berstandar global, sekaligus menjadi sebuah langkah nyata kolaborasi dari Bandung menuju panggung inovasi dunia.
No Comments