Dua Startup ITB Ukir Prestasi di MAJU:ON 2025 GISACT sebagai Juara 1 Early-Stage Startup & Tanikan sebagai Runner Up University Student.
Jakarta, 7 November 2025 — Sebagai mitra UD IMPACT, ITB turut menyukseskan penyelenggaraan MAJU:ON Hackathon 2025, sebuah ajang inovasi yang berlangsung pada 7–8 November di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi bagi lebih dari 100 wirausahawan muda yang menghadirkan gagasan-gagasan baru di bidang lingkungan dan energi berkelanjutan.
Program MAJU:ON sendiri telah berjalan selama enam bulan, melibatkan konsorsium delapan universitas mitra yang mendampingi mahasiswa dan founder startup melalui rangkaian mentoring, hackathon, hingga sesi pitching di hadapan investor. Inisiatif ini menargetkan lahirnya lebih dari 20 startup GreenTech yang siap bertumbuh dan berskala lebih luas.
Upaya tersebut mendorong mahasiswa—terutama dari ITB—untuk mengembangkan ide inovatif yang berkontribusi pada solusi keberlanjutan, sekaligus mendukung visi menjadikan Indonesia sebagai pusat Talent Growth & Matching Hub terdepan di Asia Tenggara pada 2030.
Pada kompetisi tahun ini, dua tim dari ITB berhasil mencatat prestasi membanggakan.
GISACT meraih 1st Winner Early-Stage Startup berkat platform geospasial berbasis AI yang menggabungkan data spasial, machine learning, dan pemodelan lingkungan. Teknologi ini memungkinkan analisis risiko yang presisi, perhitungan dampak yang akurat, serta perencanaan intervensi yang terukur—terutama untuk kebutuhan energi terbarukan dan pemantauan lingkungan jangka panjang.
Di kategori Students Startup, Tanikan menempati posisi 2nd Runner Up dengan inovasi akuakultur cerdas. Solusi mereka mengintegrasikan sistem monitoring otomatis berbasis sensor dan kamera (FishCam) dengan platform edukasi interaktif (FishEdu). Teknologi ini menyediakan peringatan real-time ketika terjadi perubahan kondisi kolam, dilengkapi simulasi dan modul pembelajaran bagi petani. Tanikan juga mengembangkan auto-aerator berbasis data untuk penghematan energi tanpa mengurangi keselamatan ikan.
Keberagaman peserta terlihat dari hadirnya tim mahasiswa dari berbagai universitas mitra serta startup tahap awal dari berbagai wilayah Indonesia. Selama dua hari, seluruh peserta berkompetisi intensif untuk menghasilkan inovasi yang memberi dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan di Indonesia.
No Comments