DKST ITB Terima Kunjungan Majelis Dewan Guru Besar PTNBH di Science Techno Park Summarecon
BANDUNG, DKST.ITB.AC.ID – Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan resmi dari Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH). Kegiatan peninjauan lapangan tersebut berlangsung di ITB Innovation Park, Kawasan Summarecon Bandung, pada Sabtu (22/11/2025).
Agenda kunjungan lapangan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian Pertemuan MDGB-PTNBH yang diselenggarakan di ITB pada 20–22 November 2025. Para Guru Besar dari berbagai perguruan tinggi negeri badan hukum hadir secara langsung untuk meninjau fasilitas dan tata kelola kawasan sains yang dikembangkan oleh ITB.
Rombongan diterima oleh Direktur DKST, Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, M.T., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau memperkenalkan ITB Innovation Park yang berlokasi di Bandung Technopolis sebagai pusat unggulan (hub) teknologi dan inovasi. Kawasan seluas 60.000 meter persegi dengan dua menara utama yang dirancang khusus untuk memfasilitasi komersialisasi riset, kolaborasi industri, serta akselerasi usaha rintisan.
Ir. R. Sugeng Joko Sarwono turut memaparkan tiga fungsi utama DKST dalam mengelola ekosistem di kawasan tersebut. Fungsi pertama adalah pengembangan bisnis (Business Development) yang mencakup perencanaan teknologi strategis. Fungsi kedua berfokus pada inkubasi dan akselerasi bisnis untuk mendampingi startup berbasis teknologi. Adapun fungsi ketiga adalah transfer teknologi yang menitikberatkan pada pengelolaan kekayaan intelektual dan strategi hilirisasi agar inovasi periset dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sesi diskusi berjalan interaktif dengan antusiasme tinggi dari para Guru Besar. Salah satu topik pembahasan yang mengemuka adalah mengenai kriteria usaha rintisan yang dibina oleh DKST ITB. Direktur DKST menjelaskan bahwa prioritas inkubasi diberikan kepada startup yang memiliki afiliasi dengan ITB pada jajaran pimpinan strategis atau C-level, baik yang berasal dari unsur alumni, mahasiswa, maupun dosen, guna memastikan keberlanjutan inovasi akademik.
Usai sesi pemaparan, agenda dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas (office tour). Rombongan diajak melihat sejumlah area fungsional, di antaranya fasilitas asrama (dormitory) di lantai 13, Smart City & Command Center di lantai 9, serta sentra riset Kesehatan dan Farmasi (Healthcare & Pharmaceutical) di lantai 8. Fasilitas pendukung lain seperti coworking space dan laboratorium juga diperkenalkan dalam tur tersebut.
Menutup rangkaian kunjungan, Ir. R. Sugeng Joko Sarwono menegaskan keterbukaan DKST ITB untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi anggota PTNBH. Sinergi antar-institusi diharapkan dapat melahirkan program inovasi bersama yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
No Comments